INFORMASIMERAHPUTIH.com | Jakarta | Ribuan umat muslim memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu (6/9) malam untuk menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertajuk “Jakarta Bersholawat”.
Sejak pukul 18.00 WIB, para jemaah sudah mulai memenuhi area lapangan selatan Monas. Mereka bersama-sama menunaikan salat Maghrib berjemaah sebelum acara dilanjutkan dengan lantunan selawat yang diiringi penampilan grup hadroh.
Meski dipadati jemaah, arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan terpantau lancar hingga pukul 19.15 WIB. Sejumlah mobil yang parkir dan pedagang kaki lima yang meluber ke bahu jalan tidak sampai menimbulkan kemacetan berarti.
Acara “Jakarta Bersholawat” ini digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Sejumlah tokoh agama dijadwalkan hadir, di antaranya Habib Ja’far Al Hadar dan Sayyidul Walid Al Habib Athos bin Hasan Assegaf.
Selain itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung beserta Wakil Gubernur Rano Karno yang akrab disapa Bang Doel, juga dijadwalkan turut hadir dalam perhelatan akbar ini.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, acara ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah umat Islam di ibu kota.
“Maulid Nabi bukan hanya perayaan, tetapi juga sarana kita meneladani akhlak Rasulullah SAW. Melalui kegiatan bersholawat, kita berharap Jakarta semakin damai, sejuk, dan penuh keberkahan,” ujar Pramono Anung dalam sambutannya.
Wakil Gubernur Rano Karno menambahkan bahwa kegiatan keagamaan di ruang publik juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI menjaga harmoni sosial.
“Kami senang Monas bisa menjadi pusat kebersamaan. Semoga acara seperti ini bisa terus rutin diadakan dan memberi semangat baru bagi warga Jakarta,” ucap Rano.
Mukhtar, seorang jemaah asal Bekasi, mengaku rela datang lebih awal demi bisa ikut meramaikan acara.
“Saya berangkat dari Bekasi sejak sore, alhamdulillah bisa ikut salat berjemaah dan bersholawat di Monas. Rasanya adem sekali, apalagi bersama ribuan umat muslim lainnya,” kata Mukhtar dengan wajah sumringah.
Syathir, santri dari Pondok Pesantren Alkhairat, juga turut hadir bersama rombongan santri lainnya. Ia merasa bangga bisa berada di tengah lautan umat muslim yang bersatu dalam selawat.
“Kami datang bersama rombongan dari pesantren. Suasana di sini sangat luar biasa, menambah semangat kami untuk terus mencintai Nabi Muhammad SAW,” ujar Syathir. (Red)

Alhamdulillah berkah nya maulid pas mahalulqiyam di kasih ujan deres 🤲😇