Atas Informasi Warga, Polisi Bongkar Penjualan Obat Keras Ilegal di Cibitung

Atas Informasi Warga, Polisi Bongkar Penjualan Obat Keras Ilegal di Cibitung

INFORMASIMERAHPUTIH.com | BEKASI – Peran aktif masyarakat kembali membuahkan hasil dalam upaya pemberantasan peredaran obat keras ilegal di Kabupaten Bekasi. Berkat laporan warga, jajaran Polsek Cikarang Barat berhasil mengungkap praktik penjualan obat keras golongan G tanpa izin edar di wilayah Cibitung, Jumat (6/2/2026).

Pengungkapan dilakukan di sebuah toko di Jalan Inspeksi Kali CBL RT 006 RW 010, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, sekitar pukul 12.56 WIB. Menindaklanjuti informasi masyarakat, petugas langsung bergerak melakukan pengecekan dan penggeledahan di lokasi.

Operasi dipimpin Kapolsek Cikarang Barat Kompol Dimmas Adhit Putranto, S.I.K., M.I.K., didampingi Kanit Reskrim AKP Engkus Kusnadi bersama tim Opsnal Reskrim.

Dari lokasi, polisi mengamankan ratusan butir obat keras ilegal berupa 88 butir Eximer, 80 butir Tramadol, dan 145 butir Dobey Y. Selain itu, turut disita uang tunai Rp527.000, satu unit ponsel, gunting, serta rantai dan gembok yang diduga digunakan dalam aktivitas penjualan.

Seorang pria berinisial R.F. (25) diamankan sebagai terduga pelaku dan langsung dibawa ke Polsek Cikarang Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Cikarang Barat Kompol Dimmas Adhit Putranto mengapresiasi peran masyarakat dalam memberikan informasi.

“Keberhasilan ini berkat kepedulian masyarakat. Kami mengajak warga untuk tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas peredaran obat keras ilegal. Polsek Cikarang Barat berkomitmen melindungi generasi muda dan menjaga lingkungan tetap aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam memerangi narkoba.

“Sinergi dengan masyarakat adalah kekuatan utama kami. Bersama, kita wujudkan Kabupaten Bekasi yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba,” tegas Kapolres.

informasi merah putih terus berkomitmen menghadirkan informasi faktual, berimbang, dan berjiwa nasionalisme sebagai bagian dari upaya menjaga masa depan bangsa dan menyuarakan perang terhadap narkoba di seluruh penjuru tanah air Indonesia. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *