IJTI Cianjur Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim, Tingkatkan Keshalehan Individu dan Sosial di Ramadan 1447 H

IJTI Cianjur Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim, Tingkatkan Keshalehan Individu dan Sosial di Ramadan 1447 H Oplus_131072

INFORMASIMERAHPUTIH.com | Cianjur | Guna meningkatkan keshalehan individu dan sosial di bulan suci Ramadan 1447 H, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Cianjur menggelar kegiatan santunan anak yatim serta berbagi takjil kepada warga yang melintas saat ngabuburit.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Pataruman, Kecamatan Cianjur, Jumat (13/3/2026), dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar.

Ketua IJTI Kabupaten Cianjur, Rendra Gozali, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin tahunan. Namun, pada Ramadan tahun ini, IJTI Cianjur berkolaborasi dengan beberapa pihak guna memperluas manfaat kegiatan serta memperkuat nilai keshalehan individu dan sosial.

“Program ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Namun berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini IJTI Korda Cianjur berkolaborasi dengan beberapa pihak untuk lebih meningkatkan keshalehan individu dan keshalehan sosial,” ujar Rendra.

Ia menjelaskan, keshalehan individu merujuk pada kualitas spiritual dan moral seseorang yang mencerminkan kedekatan dengan nilai-nilai agama dan etika.

“Keshalehan individu merujuk pada kualitas spiritual dan moral seseorang yang mencerminkan kedekatan mereka dengan nilai-nilai agama dan etika,” katanya.

Menurutnya, dalam konteks jurnalis televisi, keshalehan individu sangat penting untuk menjaga integritas dan kredibilitas dalam penyampaian berita. Sementara itu, keshalehan sosial berkaitan dengan kontribusi individu terhadap masyarakat melalui tindakan dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai sosial yang positif.

“Selama Ramadan, kedua aspek ini menjadi semakin relevan, mengingat bulan suci ini adalah waktu untuk refleksi spiritual dan peningkatan kualitas diri,” tambahnya.

Rendra juga menegaskan bahwa jurnalis televisi memiliki peran krusial dalam membentuk pemahaman serta nilai-nilai masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan. Keshalehan individu seorang jurnalis dapat memengaruhi cara penyampaian berita dan informasi kepada publik.

“Dalam banyak kasus, jurnalis yang memiliki keshalehan individu yang tinggi akan lebih peka terhadap isu-isu sosial dan lebih berkomitmen untuk mengangkat suara mereka yang kurang beruntung. Ini menciptakan dampak positif tidak hanya bagi individu jurnalis, tetapi juga bagi masyarakat luas yang menerima informasi tersebut,” tegasnya.

Kegiatan IJTI Cianjur di bulan Ramadan ini diawali dengan siraman rohani bertema Meningkatkan Keshalehan Individu dan Keshalehan Sosial, sebagai bentuk penguatan nilai spiritual sebelum pelaksanaan santunan dan pembagian takjil kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, IJTI Cianjur berharap dapat terus menebarkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. (yn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *