INFORMASIMERAHPUTIH.com | Cianjur | Guna memberikan pencerahan terkait polemik perbedaan gaji PPPK paruh waktu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Ganjar Ramadhan, menggelar temu tokoh bersama unsur pendidikan dan pemuda di kawasan Cianjur Asri, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut turut menghadirkan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Cianjur untuk memberikan penjelasan langsung terkait kebijakan penggajian PPPK, khususnya perbedaan antara tenaga guru dan tenaga kesehatan.
Dalam sambutannya, Ganjar Ramadhan menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang dialog terbuka agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Kami sengaja menghadirkan Sekretaris BPKAD agar bisa menjelaskan secara teknis terkait adanya perbedaan penggajian PPPK guru dan tenaga kesehatan,” ujar Ganjar di hadapan peserta.
Ia menegaskan bahwa kebijakan penggajian PPPK tidak bisa disamaratakan antar daerah. Setiap kabupaten memiliki kemampuan fiskal dan kebijakan anggaran yang berbeda.
“Ternyata di kabupaten lain pun tidak sama dengan Cianjur, seperti di Sukabumi, Bandung Barat, Subang, dan Sumedang. Jadi memang ada perbedaan kebijakan di tiap daerah,” jelasnya.
Ganjar berharap melalui temu tokoh ini, para pemangku kepentingan dapat memahami kondisi anggaran daerah sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk optimalisasi keuangan daerah ke depan.
“Dengan adanya forum seperti ini, kita memberikan pencerahan. Tadi juga disampaikan bahwa dalam Musrenbang tingkat desa, kabupaten hingga provinsi, ada usulan yang lolos dan ada yang tidak. Yang terpenting adalah arah pembangunan Pemkab Cianjur mau ke mana,” pungkasnya.
Sementara itu, para tokoh yang hadir menyambut baik forum dialog tersebut sebagai langkah transparansi pemerintah daerah dalam menyampaikan kebijakan anggaran kepada publik. (yn)
