INFORMASIMERAHPUTIH.com | Jakarta | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih. Dalam perombakan ini, sebanyak lima menteri diganti dan satu kementerian baru dibentuk, yakni Kementerian Haji dan Umrah. Pelantikan dilaksanakan sore hari di Istana Negara, Jakarta.
Lima Menteri Diganti, Pergantian menteri meliputi:
- Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Budi Gunawan (diganti).
- Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati digantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
- Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Abdul Kadir Karding (diganti).
- Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi (diganti).
- Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo (diganti).
Sementara itu, Mochamad Irfan Yusuf dipercaya menjadi Menteri pertama Kementerian Haji dan Umrah.
Presiden Tegaskan Percepatan Kinerja Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa reshuffle dilakukan untuk memperkuat kinerja pemerintahan dan menjawab kebutuhan bangsa.
“Pergantian ini semata-mata demi percepatan kerja. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang lebih fokus, termasuk dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah,” tegas Presiden.
Arah Kebijakan Baru, Perubahan di bidang keuangan, politik, keamanan, serta penambahan kementerian baru dipandang sebagai langkah strategis menghadapi tantangan global dan kebutuhan domestik. Kehadiran Kementerian Haji dan Umrah diharapkan memberi pelayanan lebih maksimal bagi umat Muslim Indonesia.
Dukungan Wakil Presiden, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendukung penuh langkah Presiden Prabowo. Ia menyebut reshuffle ini akan mendorong stabilitas politik dan memperkuat ekonomi nasional.
Informasi Merah Putih: Pergantian Kabinet Merah Putih menegaskan komitmen pemerintahan Prabowo–Gibran untuk terus menyesuaikan struktur kabinet sesuai kebutuhan bangsa dan rakyat Indonesia.
